Demi Keselamatan Suporter, Hasnuryadi Minta Akses Tribun Stadion 17 Mei Segera Dibenahi
Jelajah Kalimantan News, Banjarmasin – Keselamatan suporter menjadi prioritas Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman dalam pembenahan fasilitas Stadion 17 Mei Banjarmasin. Ia meminta akses tangga menuju tribun penonton segera diperbaiki, bahkan tidak mempermasalahkan jika sejumlah kursi harus dicopot demi memberikan ruang yang lebih aman bagi pengunjung.
Penegasan tersebut disampaikan Hasnuryadi saat meninjau Stadion 17 Mei Banjarmasin, Sabtu (7/11/2026), didampingi jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel, serta sejumlah pihak terkait.
Menurut Hasnuryadi, pembenahan fasilitas stadion harus memperhatikan kebutuhan seluruh pihak, baik pemain, pelatih, panitia pelaksana maupun suporter yang datang menyaksikan pertandingan sepak bola.
Ia secara khusus menyoroti aspirasi suporter terkait akses menuju tribun yang dinilai perlu segera ditindaklanjuti. Sebab, fasilitas tersebut berkaitan langsung dengan keselamatan dan keamanan penonton.
“Kalau bisa dilengkapi, karena kemarin ada aspirasi dari suporter. Itu ada tribun di sana, nanti boleh dilihat. Akses untuk ke situ anggarannya masih terbatas. Jadi, demi keselamatan dan keamanan, mungkin bisa dilaksanakan secepatnya,” tegas Hasnuryadi.
Bahkan, orang nomor dua di Kalsel tersebut menegaskan bahwa keselamatan penonton jauh lebih penting dibandingkan mempertahankan kapasitas tempat duduk stadion.
Menurutnya, apabila diperlukan pengurangan jumlah kursi untuk memberikan ruang akses yang lebih aman, hal tersebut bukan menjadi persoalan.
“Tidak perlu banyak perubahan. Mungkin beberapa seat kita cabut, tidak apa-apa kalau harus mengurangi kapasitas. Yang terpenting keselamatannya terlebih dahulu,” ujarnya.
Hasnuryadi menjelaskan, perhatian terhadap fasilitas Stadion 17 Mei merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam menjalankan arahan Gubernur Kalsel H. Muhidin, yakni bekerja bersama, merangkul semua pihak, dan mengabdi untuk pembangunan Banua.
Ia berharap seluruh pihak dapat bersinergi meningkatkan kualitas fasilitas stadion agar mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Kita ingin memberikan tempat yang nyaman. Ini rumah kita bersama, supaya pemain, pelatih, terutama suporter yang menikmati hiburan di sini, betul-betul merasakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan,” ungkapnya.
Sebelum melakukan peninjauan fasilitas, Hasnuryadi juga menggelar pertemuan bersama jajaran terkait PS Barito Putera. Pertemuan tersebut membahas evaluasi persiapan, pelaksanaan kegiatan sebelumnya, hingga kesiapan menghadapi pertandingan berikutnya.
STADION BERSEJARAH HARUS DIRAWAT
Selain menyoroti aspek keselamatan, Hasnuryadi mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat Stadion 17 Mei Banjarmasin yang telah berdiri sejak 1974.
Menurutnya, stadion tersebut bukan sekadar tempat penyelenggaraan pertandingan sepak bola, melainkan juga memiliki nilai sejarah dan menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan.
Ia berharap pembenahan dan pemeliharaan secara berkelanjutan dapat menjadikan Stadion 17 Mei sebagai fasilitas olahraga yang semakin nyaman sekaligus tempat lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Banua.
“Harapannya, stadion ini menjadi kebanggaan kita bersama. Mari kita rawat sama-sama agar ke depan menjadi tempat bersejarah dan melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Selatan tercinta,” pungkasnya.
PUPR SIAP LAKUKAN PEMBENAHAN
Menindaklanjuti arahan Wagub Kalsel, Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan siap mengevaluasi sejumlah fasilitas Stadion 17 Mei yang membutuhkan pembenahan.
Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Provinsi Kalsel, Rian Tirta Nugraha, mengatakan beberapa pekerjaan yang menjadi perhatian meliputi penambahan anak tangga, penataan area bekas kursi yang telah diganti, serta pemasangan papan informasi dan petunjuk arah bagi pengunjung.
“Kami akan mencoba menilai kembali kebutuhan-kebutuhan apa saja yang bisa segera dilaksanakan. Di antaranya penambahan anak tangga, penutupan area bekas kursi yang sudah diganti, kemudian pemberian informasi melalui papan petunjuk dan beberapa hal lainnya,” jelas Rian.
Ia menyebutkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dispora Kalsel karena Stadion 17 Mei merupakan aset yang berada di bawah pengelolaan instansi tersebut.
Pelaksanaan pembenahan juga akan disesuaikan dengan agenda pertandingan sepak bola yang dalam waktu dekat kembali digelar di stadion tersebut. Hal ini dilakukan agar pekerjaan tidak mengganggu aktivitas pertandingan, khususnya area lapangan yang harus tetap steril.
“Kami akan segera berkoordinasi dan melaksanakan secepat mungkin sesuai arahan pimpinan,” tandasnya. (mr/Adpim)
