Fathul Jannah Dorong Posyandu 6 SPM dan PAUD Ramah Anak Berjalan Bersama di Tabalong

0
IMG-20260914-WA0004

Jelajah Kalimantan News, Tabalong – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin, mendorong penguatan pelayanan dasar masyarakat melalui penerapan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan peningkatan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ramah anak.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Sosialisasi 6 SPM Posyandu dan Advokasi PAUD Ramah Anak di Balai Rakyat H. Dandung Suchrowardi, Kompleks Pendopo Bersinar, Kabupaten Tabalong, Sabtu (12/9/2026) siang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pelayanan dasar sekaligus memastikan anak-anak memperoleh lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, berkualitas, dan bebas dari diskriminasi.

Dalam sambutannya, Hj. Fathul Jannah menjelaskan, Posyandu 6 SPM merupakan inovasi yang memperluas peran Posyandu. Pelayanan tidak lagi hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga mencakup pendidikan, pekerjaan umum, perumahan dan permukiman, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum.

“Dengan Posyandu 6 SPM ini, pelayanan Posyandu tidak hanya terbatas untuk bidang kesehatan, tapi juga pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum,” ujarnya.

Menurutnya, perluasan cakupan pelayanan tersebut membutuhkan pemahaman yang sama dari seluruh pihak. Sosialisasi dan diskusi perlu terus dilakukan agar penerapan 6 SPM berjalan baik, dipahami para pelaksana, serta mendapat dukungan masyarakat.

PAUD Ramah Anak Harus Tanpa Diskriminasi

Selain penguatan Posyandu, Fathul Jannah menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah bagi anak. Ia meminta penyelenggara PAUD memberikan layanan yang memenuhi kebutuhan setiap anak tanpa diskriminasi.

Hal tersebut mencakup anak dari keluarga kurang mampu maupun anak berkebutuhan khusus.

“Kita semua, khususnya penyelenggara pendidikan anak usia dini, agar selalu mengutamakan kondisi lingkungan pendidikan yang ramah bagi anak,” katanya.

Advokasi Bunda PAUD Kalsel diarahkan pada tiga hal utama, yakni akses dan keadilan, layanan PAUD ramah anak yang berkualitas, serta tata kelola dan kolaborasi.

Fathul Jannah juga mengingatkan agar pembelajaran di PAUD tetap berbasis bermain. Proses pendidikan harus mendukung transisi dari PAUD ke sekolah dasar secara menyenangkan, tanpa memberikan tekanan kepada anak untuk menguasai kemampuan membaca, menulis, dan berhitung secara paksa.

Bunda PAUD Diminta Aktif Manfaatkan Portal PILAR

Dalam kesempatan tersebut, Fathul Jannah mengajak seluruh Bunda PAUD di Kabupaten Tabalong, mulai tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan hingga desa, untuk memanfaatkan portal digital PILAR Bunda PAUD secara aktif.

Portal tersebut dapat menjadi wadah memperoleh informasi, modul pembelajaran, referensi kebijakan, serta berbagi praktik baik dalam pengembangan PAUD.

“Ulun mengimbau kepada seluruh Bunda PAUD Kabupaten, Bunda PAUD Kecamatan, hingga Bunda PAUD Kelurahan dan Desa se-Kabupaten Tabalong untuk memanfaatkan portal PILAR secara aktif,” ujarnya.

Istri Gubernur Kalsel ini menegaskan, penguatan Posyandu 6 SPM dan PAUD Ramah Anak membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah, kader Posyandu, pendidik, orang tua hingga masyarakat.

“Keberhasilan 6 SPM Posyandu dan tercapainya PAUD Ramah Anak hanya dapat terwujud bila Posyandu dan PAUD berjalan bersama,” tegasnya.

Tabalong Apresiasi Dukungan Pemprov Kalsel

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Tabalong, Hj. Desy Suryanti Noor Rifani, menyambut baik kunjungan kerja Hj. Fathul Jannah Muhidin selaku Bunda PAUD, Ketua Tim Pembina Posyandu, dan Ketua TP PKK Provinsi Kalsel.

Desy menyampaikan terima kasih atas berbagai dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalsel kepada masyarakat Kabupaten Tabalong.

Dukungan tersebut antara lain berupa bantuan untuk guru PAUD dan kader PKK, alat permainan edukatif, pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita, hingga bantuan rumah tidak layak huni.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Gubernur atas perhatian dan berbagai bantuan yang diberikan untuk Kabupaten Tabalong,” ujarnya.

Desy juga menyampaikan bahwa Pemkab Tabalong terus mendukung pendidikan PAUD, di antaranya melalui pemberian beasiswa bagi siswa kurang mampu dan seragam sekolah gratis.

Sementara di bidang Posyandu, Tabalong terus melakukan pembinaan dan penguatan kader sebagai bagian dari penerapan Posyandu 6 SPM.

Beragam Bantuan Diserahkan

Sebelumnya, Hj. Fathul Jannah Muhidin menyerahkan piala kepada para pemenang lomba mewarnai.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sejumlah bantuan kepada masyarakat dan lembaga di Kabupaten Tabalong.

Bantuan tersebut meliputi alat pemadam api ringan (APAR) untuk kader PKK, pemberian makanan tambahan (PMT) bagi ibu hamil dan balita, bahan ajar untuk anak, serta bantuan rumah tidak layak huni.

Selain itu, diserahkan 50 eksemplar buku untuk Posyandu Desa, bantuan bibit tanaman, serta APAR untuk sejumlah kelurahan dan desa. Bantuan juga diberikan kepada siswa kurang mampu jenjang SMA dan SMK.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Hj. Fathul Jannah Muhidin didampingi Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabalong dan jajaran terkait.

Berbagai bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan dasar sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat di berbagai bidang.

Sosialisasi dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Tabalong Hj. Siska Suriani Kurniadi, jajaran TP PKK Kabupaten Tabalong, Ketua DWP Tabalong, Tim Pembina Posyandu Kalsel, Tim Penggerak PKK Kalsel, Bunda PAUD kecamatan, kelurahan dan desa, kader Posyandu, pendidik PAUD, serta pemangku kepentingan terkait. (rfq/adpim)

Foto: M. Rezky Maulidja/Biro Adpim

 

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page