Diskominfo Kalsel Perkuat Peran Media, Edukasi Masyarakat Jadi Kunci Cegah Karhutla

0
IMG_6527-715x400

Jelajah Kalimantan News, Banjarbaru – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan terus mengoptimalkan peran media dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh wilayah Kalsel.

Penguatan komunikasi publik tersebut dinilai penting untuk memastikan informasi mengenai langkah pemerintah dalam menghadapi karhutla dapat diterima masyarakat secara cepat, tepat, dan mudah dipahami.

Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim, menyampaikan hal tersebut usai mengikuti Apel Penanganan Karhutla di Pos Pantau Pengayuan, Kota Banjarbaru, Senin (24/8/2026).

Apel tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, sejumlah kepala dinas terkait, tenaga ahli gubernur, barisan pemadam kebakaran swasta, serta perwakilan perusahaan.

Muhamad Muslim mengatakan, Diskominfo memiliki peran strategis dalam mengomunikasikan berbagai langkah pemerintah dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla kepada masyarakat.

Menurutnya, media tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyebarluasan informasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam memberikan edukasi dan membangun kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dari potensi kebakaran.

“Dalam rangka mengomunikasikan, menginformasikan, dan mengedukasikan masyarakat dalam rangka pencegahan dan penanggulangan karhutla, kita sangat mengoptimalkan semua peranan media yang kita punya, termasuk media-media lainnya,” kata Muhamad Muslim.

Ia menegaskan, penyampaian informasi secara cepat dan tepat sangat diperlukan agar masyarakat mengetahui berbagai upaya yang telah dirancang pemerintah bersama seluruh unsur terkait dalam menghadapi ancaman karhutla.

Selain memberikan informasi, komunikasi publik juga menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan perencanaan penanganan karhutla. Setiap potensi maupun kemungkinan yang dapat terjadi perlu diantisipasi sejak dini dan dikomunikasikan dengan baik kepada masyarakat.

“Upaya-upaya penanganan yang tadi dirancang dan direncanakan, kemudian juga dimitigasi berbagai potensi dan kemungkinan yang akan terjadi, dapat kita optimalkan,” jelasnya.

Muhamad Muslim menambahkan, Diskominfo Kalsel akan terus memperkuat dukungan melalui komunikasi publik dengan melibatkan berbagai pihak.

Kolaborasi antara pemerintah, media, dunia usaha, masyarakat, serta seluruh unsur penanganan karhutla menjadi kekuatan penting untuk memastikan upaya pencegahan dan penanggulangan berjalan lebih efektif.

“Kita dengan semua jajaran berupaya menunjukkan dukungan terhadap masyarakat. Mudah-mudahan upaya-upaya ini dalam satu sampai dua minggu ke depan memberikan dampak yang optimal terhadap upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Melalui penguatan informasi dan edukasi, masyarakat diharapkan tidak hanya memahami bahaya karhutla, tetapi juga semakin aktif mengambil bagian dalam upaya pencegahan.

Dengan sinergi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, pemerintah optimistis langkah penanganan karhutla di Kalimantan Selatan dapat dilakukan secara lebih cepat, terkoordinasi, dan efektif demi menjaga lingkungan serta keselamatan masyarakat. (MC Kalsel/Fuz)

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page