Fantastis! Kalsel Expo 2026 Catat Transaksi Lebih Rp20 Miliar, Pengunjung Tembus 1,27 Juta

0
img-20260818-wa00134062917572502216096-1024x682

Jelajah Kalimantan News, Banjarbaru –  Kalsel Expo 2026 resmi ditutup dengan capaian yang membanggakan. Selama enam hari pelaksanaan, ajang promosi dan perdagangan tersebut berhasil mencatat transaksi lebih dari Rp20 miliar serta menyedot sekitar 1.278.000 pengunjung.

Penutupan Kalsel Expo 2026 dilakukan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin didampingi Ketua TP PKK Kalsel Hj. Fathul Jannah Muhidin di Kompleks Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Senin (17/8/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung sejak 12 Agustus 2026 ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan. Kalsel Expo menjadi ruang strategis untuk mempromosikan berbagai produk unggulan daerah sekaligus mempertemukan pelaku UMKM dengan masyarakat dan dunia usaha.

Sebanyak 325 stan, termasuk 100 stan UMKM, ambil bagian dalam expo yang juga menghadirkan berbagai produk dan layanan dari instansi pemerintah, BUMN, perusahaan swasta, kabupaten/kota serta organisasi sosial dan profesi.

Penutupan turut dihadiri Wakil Gubernur Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman bersama Ketua BKOW Kalsel drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Noviar, jajaran Forkopimda Kalsel, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel H. Muhammad Syarifuddin, Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin, pimpinan instansi vertikal, pelaku usaha serta peserta expo.

Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan Kalsel Expo 2026.

Menurutnya, besarnya nilai transaksi menunjukkan expo bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan mampu memberikan dampak nyata terhadap aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku usaha.

“Penjualan selama Expo totalnya lebih dari Rp20 miliar,” ujar H. Muhidin.

Ia menilai Kalsel Expo memiliki potensi besar sebagai sarana promosi sekaligus membuka pasar bagi produk Banua, mulai dari kendaraan, alat berat hingga berbagai produk UMKM.

Karena itu, H. Muhidin mendorong agar kegiatan expo dapat lebih sering dilaksanakan dengan melibatkan instansi pemerintah dan pelaku UMKM.

Pemprov Kalsel, lanjutnya, juga siap memberikan ruang bagi instansi yang ingin menggelar expo di kawasan perkantoran pemerintah daerah.

“Mari kita bersama-sama menghidupkan UMKM dan kulineran yang ada di Kalsel,” tegasnya.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel H. Ahmad Bagiawan, S.Pd., M.M., mengungkapkan total transaksi selama Kalsel Expo 2026 mencapai lebih dari Rp20 miliar.

“Total transaksi Kalsel Expo 2026 lebih dari Rp20 miliar,” kata Ahmad Bagiawan.

Ia merinci, transaksi yang tercatat mencapai Rp19,33 miliar. Nilai tersebut kemudian bertambah dari penjualan satu unit ekskavator sekitar Rp1,3 miliar serta dua unit mobil listrik sekitar Rp600 juta.

Capaian tersebut semakin memperlihatkan tingginya minat masyarakat terhadap berbagai produk yang ditawarkan selama expo.

Dari sisi jumlah pengunjung, Kalsel Expo 2026 juga mencatat angka yang sangat tinggi. Selama enam hari pelaksanaan, sekitar 1.278.000 orang tercatat mengunjungi lokasi expo.

“Selama enam hari, sekitar 1.278.000 orang berkunjung ke Kalsel Expo,” ujarnya.

Meski mencatat capaian positif, Ahmad Bagiawan menyebut masih ada sejumlah kekurangan yang perlu dibenahi. Evaluasi akan dilakukan sebagai bahan perbaikan apabila kegiatan serupa kembali dilaksanakan tahun depan.

“Kekurangan yang ada akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan tahun depan,” katanya.

Selain dampak ekonomi, H. Muhidin juga memberikan apresiasi atas kekompakan jajaran Forkopimda Kalsel yang dinilainya terus bersinergi bersama pemerintah daerah dalam berbagai kegiatan.

Menurutnya, sinergi antarlembaga tersebut menjadi kekuatan penting dalam mendukung pembangunan di Banua.

“Inilah bukti kekompakan yang ada,” tuturnya.

Gubernur berharap semangat Kalsel Expo tidak berhenti setelah kegiatan ditutup. Ia ingin momentum tersebut dilanjutkan melalui peningkatan kualitas produk, perluasan jaringan pemasaran dan semakin terbukanya peluang usaha bagi masyarakat.

Pada malam penutupan, panitia turut mengumumkan pemenang lomba stan dan berbagai kegiatan pendukung Kalsel Expo 2026.

Kategori SKPD Provinsi dimenangkan Bapenda Kalsel, disusul Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel serta Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel. Sementara stan terfavorit diraih Dinas Kominfo Kalsel.

Kategori Kabupaten/Kota, juara pertama diraih Tanah Bumbu, disusul Kotabaru dan Hulu Sungai Utara.

Kategori Instansi Vertikal dimenangkan Korem 101/Antasari, diikuti Lanud Syamsudin Noor dan Polda Kalsel.

Kategori BUMN dimenangkan Bank Kalsel, disusul Bank BSI dan PT PLN.

Sedangkan kategori Perusahaan Swasta diraih PT Arutmin Indonesia, PT Adaro Indonesia dan Hutan Rindang Banua.

Kategori Organisasi Sosial/Profesi dimenangkan Dekranasda Tapin, Dekranasda HSS dan PKK Kalsel.

Untuk lomba pendukung, lomba memasak dimenangkan Dinas ESDM Kalsel, turnamen Esport diraih Tim OPR, lomba menggambar dimenangkan Safira Talita Arumi dan lomba mewarnai diraih Dinara Nabila.

Penyerahan hadiah oleh Gubernur Kalsel H. Muhidin sekaligus menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian Kalsel Expo 2026.

Dengan transaksi lebih dari Rp20 miliar dan jumlah pengunjung mencapai sekitar 1,27 juta orang, Kalsel Expo 2026 diharapkan semakin berkembang sebagai wadah promosi produk Banua, memperluas pasar UMKM dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

“Kalsel Expo 2026 secara resmi saya nyatakan ditutup,” pungkas H. Muhidin. (Adpim)

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page