Wagub Kalsel Hasnuryadi Resmikan The Technopreneur Park, Mahasiswa Diajak Jadi Pencipta Lapangan Kerja Lewat Inovasi
Jelajah Kalimantan News, Banjarmasin – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Hasnuryadi Sulaiman mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa Politeknik Hasnur, untuk menjadi pelaku inovasi sekaligus pencipta lapangan kerja. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus mampu membangun usaha dan menghadirkan solusi bagi masyarakat, bukan hanya berorientasi mencari pekerjaan.
Pesan tersebut disampaikan Hasnuryadi saat menghadiri Launching and Showcase The Technopreneur Park yang digelar di Multi Purpose Hall Wetland Square, Kampus 2 Politeknik Hasnur, Banjarmasin, Rabu (5/8/2026).
Dalam sambutannya, Wagub menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong perguruan tinggi untuk melahirkan inovasi yang tidak berhenti pada karya ilmiah semata. Hasil riset mahasiswa diharapkan mampu dikembangkan menjadi produk industri yang memiliki nilai tambah dan daya saing di pasar.
“Kampus harus menjadi pusat lahirnya inovasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Hasnuryadi menilai, masa depan daya saing Kalimantan Selatan tidak lagi bertumpu sepenuhnya pada kekayaan sumber daya alam, tetapi pada kualitas sumber daya manusia yang unggul, kreatif, dan mampu menghasilkan inovasi berbasis teknologi.
Karena itu, Pemprov Kalsel berkomitmen menciptakan ekosistem yang kondusif agar berbagai inovasi mahasiswa dapat berkembang, terserap pasar, dan membuka lapangan pekerjaan baru sebagai bagian dari transformasi ekonomi daerah.
Di hadapan para mahasiswa, Wagub juga memberikan motivasi agar tidak takut menghadapi kegagalan dalam proses belajar dan berinovasi.
“Terus berani berinovasi, berani mencoba, merancang sesuatu yang besar, dan tidak takut gagal,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Hasnuryadi hadir bersama sang istri, drg. Ellyana Tresya Hasnuriyadi, yang baru saja dilantik sebagai Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kalimantan Selatan.
Sementara itu, The Technopreneur Park merupakan ekosistem inovasi yang dikembangkan Politeknik Hasnur untuk menginkubasi dan menampilkan berbagai produk unggulan karya mahasiswa. Beragam inovasi yang dipamerkan meliputi bidang teknologi, agritech, digital, manufaktur, green innovation, produk kreatif, hingga solusi bagi kebutuhan masyarakat.
Seluruh produk yang dipamerkan telah melalui proses pembinaan, validasi, dan uji pasar sehingga siap dikembangkan lebih lanjut melalui kolaborasi dengan dunia industri, pemerintah, maupun investor.
Melalui kegiatan ini, Politeknik Hasnur menghadirkan ruang kolaborasi antara inovator muda dengan berbagai pemangku kepentingan untuk membuka peluang pendanaan, kemitraan strategis, pengembangan usaha, hingga komersialisasi produk. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat lahirnya wirausaha muda berbasis teknologi sekaligus mendukung pembangunan ekonomi Kalimantan Selatan yang inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (Adpim/Nd_234)






