DPRD Balangan Perkuat Pelestarian Budaya, Saiful Arif Dorong Guru Seni Cetak Generasi Berkarakter
Jelajah Kalimantan News, Paringin – DPRD Kabupaten Balangan terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan mengembangkan seni budaya daerah sebagai bagian penting dari identitas masyarakat. Hal tersebut ditegaskan Wakil Ketua II DPRD Balangan, Saiful Arif, saat menghadiri kegiatan “Ruang Ekspresi Budaya Bersama Guru Seni” yang digelar di SMK Negeri 1 Batumandi, Desa Mantimin, Kecamatan Batumandi, Kamis hingga Jumat (11–12/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi bagi para guru seni, pelaku budaya, serta berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar gagasan, berbagi pengalaman, dan merumuskan langkah strategis dalam menjaga keberlangsungan budaya lokal di tengah pesatnya perkembangan zaman.
Dalam kesempatan itu, Saiful Arif menegaskan bahwa peran guru seni sangat strategis dalam menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Menurutnya, dunia pendidikan memiliki posisi penting dalam memastikan warisan budaya daerah tetap hidup, dikenal, dan berkembang dari generasi ke generasi.
“Guru seni adalah ujung tombak dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah kepada peserta didik. Melalui ruang ekspresi budaya seperti ini, kita dapat memperkuat peran pendidikan dalam melahirkan generasi yang tidak hanya kreatif, tetapi juga bangga terhadap identitas budayanya,” ujar Saiful.
Ia menambahkan, ruang ekspresi budaya harus terus didukung dan diperluas sebagai sarana bagi para pendidik serta pelaku seni untuk berkarya, berinovasi, dan membangun kolaborasi dalam upaya pelestarian budaya lokal.
Menurut Saiful, keberhasilan menjaga budaya daerah tidak bisa dibebankan kepada satu pihak semata. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara DPRD, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, komunitas seni, hingga masyarakat agar nilai-nilai budaya tetap relevan dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Budaya daerah bukan sekadar warisan yang harus dijaga, tetapi juga aset yang dapat menjadi sumber inspirasi dan kekuatan dalam pembangunan karakter masyarakat. Karena itu, kolaborasi seluruh pihak sangat diperlukan agar seni dan budaya Balangan terus berkembang tanpa kehilangan jati dirinya,” tegasnya.
Melalui forum tersebut, para peserta diharapkan mampu melahirkan berbagai gagasan dan program kolaboratif yang dapat mendukung pelestarian seni budaya lokal. Selain memperkuat kapasitas guru seni, kegiatan ini juga diharapkan membuka ruang kreativitas yang lebih luas bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan mengembangkan budaya daerah.
Kegiatan “Ruang Ekspresi Budaya Bersama Guru Seni” menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem kebudayaan di Kabupaten Balangan. Di tengah arus modernisasi, seni dan budaya dinilai tetap memiliki peran strategis sebagai fondasi pembentukan karakter masyarakat sekaligus penguat identitas daerah yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Reporter Dayat Editor Nando






