Dishut Kalsel Siaga Hadapi Musim Kemarau, Rakor PPKH Digenjot untuk Cegah Karhutla

0
08201143-452b-49b4-b45b-57a70a30fb83-715x400

Jelajah Kalimantan News, Banjarmasin – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel) terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para pemegang Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis menghadapi musim kemarau yang diperkirakan mulai pada Mei dan mencapai puncaknya pada Agustus hingga Oktober 2026.

Kepala Tahura Sultan Adam, Ainun Jariah, menegaskan bahwa rakor tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kepala Dinas Kehutanan Kalsel guna memperkuat sinergi lintas pihak. Ia menilai koordinasi yang solid sangat penting, terutama dalam mengantisipasi potensi kemarau panjang tahun ini.

“Rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi. Kami juga mengingatkan seluruh pemegang PPKH agar menjaga dan mengelola lokasi rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) sesuai tanggung jawabnya,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Fathimatuzzahra melalui Kepala Seksi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Bambang Marwanto, menekankan bahwa kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam pencegahan karhutla.

Menurutnya, seluruh sarana dan prasarana pengendalian kebakaran harus dipastikan dalam kondisi siap pakai, mulai dari selang, mesin pompa air, hingga peralatan pemadam lainnya.

“Selain kesiapan alat, pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA) juga akan dilaksanakan pada Mei untuk memperkuat peran aktif masyarakat dalam pencegahan karhutla,” tegas Bambang.

Ia menambahkan, kondisi kemarau tahun ini diprediksi berlangsung sekitar tujuh bulan dengan pengaruh El Nino lemah hingga sedang. Meski demikian, seluruh pihak diminta tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan secara maksimal.

Dengan sinergi antara pemerintah, pemegang PPKH, dan masyarakat, Dishut Kalsel optimistis potensi karhutla dapat ditekan dan lingkungan tetap terjaga selama musim kemarau berlangsung. (MC)

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page