Disperin Kalsel Dorong IKM Kerajinan Naik Kelas Lewat Program CEFE

0
4d10ab65-47af-4f04-8f57-62e0cc459cc8-768x512

Jelajah Kalimantan News, Banjarmasin – Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong penguatan sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM), khususnya di bidang kerajinan, melalui kegiatan Fasilitasi Creation of Enterprises Formation of Entrepreneurs (CEFE). Program ini digelar sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar lebih kompetitif dan adaptif terhadap dinamika pasar.

Kegiatan yang berlangsung di Banjarmasin, Senin (13/4/2026), dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian Kalsel, Miftahul Chair, yang diwakili Sekretaris Disperin Kalsel, Firmansyah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa sektor kerajinan memiliki peran penting, tidak hanya dalam menggerakkan ekonomi daerah, tetapi juga sebagai representasi identitas budaya lokal.

“Sektor kerajinan bukan sekadar aktivitas ekonomi, tetapi juga cerminan identitas budaya, kreativitas, dan kearifan lokal Banua. Di tangan pelaku IKM, nilai tradisi dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi yang mampu menembus pasar nasional hingga global,” ujar Firmansyah.

Ia menambahkan, pelaku IKM saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ketatnya persaingan pasar, perubahan tren konsumen, hingga tuntutan inovasi dan digitalisasi. Karena itu, program CEFE dinilai sangat relevan untuk menjawab tantangan tersebut.

Melalui pendekatan experiential learning, peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman langsung dalam mengelola usaha. Mereka dilatih untuk berpikir kreatif, berani mengambil keputusan, serta mampu menjalankan bisnis secara lebih terarah dan profesional.

Selain itu, kegiatan ini juga mendorong peserta untuk meningkatkan inovasi produk kerajinan agar lebih unik dan bernilai jual tinggi. Penguatan kemampuan manajerial, strategi pemasaran, termasuk pemanfaatan teknologi digital, serta perluasan jejaring usaha turut menjadi fokus utama dalam pelatihan ini.

“Dengan bekal ini, IKM kerajinan diharapkan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan naik kelas sebagai motor penggerak ekonomi daerah,” tutup Firmansyah. (MC/Nd_234)

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page