SPI KPK Turun, Sekda Batola Ingatkan ASN Jaga Disiplin dan Integritas

berita1759115309

Jelajah Kalimantan News, Marabahan – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala kembali menggelar apel rutin lingkup Pemkab Batola di halaman Kantor Bupati, Senin (29/9). Apel dipimpin oleh Sekretaris Daerah, H. Zulkipli Yadi Noor, yang sekaligus menyampaikan sosialisasi anti korupsi dan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan ASN mengikuti apel setiap Senin. Ia menegaskan kedisiplinan harus menjadi budaya kerja agar pelayanan publik semakin optimal.

“Disiplin dan komitmen ASN merupakan kunci terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” ujarnya.

Sekda juga menyoroti Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK 2025 yang tengah berlangsung sejak Juli hingga Oktober. Nilai SPI Batola dalam tiga tahun terakhir menunjukkan tren penurunan:

  • 2022: 79,29 (zona hijau/terjaga)
  • 2023: 75,21 (zona kuning/waspada)
  • 2024: 73,20 (zona kuning/waspada), hanya terpaut 0,2 menuju zona merah.

Zulkipli mengingatkan pentingnya dukungan semua pihak agar hasil survei kembali meningkat. “Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama. Dukungan penuh ASN, masyarakat, dan para pemangku kepentingan sangat penting untuk meningkatkan kembali nilai SPI Barito Kuala,” tegasnya.

Adapun tiga agenda utama tindak lanjut rekomendasi SPI KPK yang ditekankan Sekda, yakni:

1. Penguatan integritas dan sosialisasi anti korupsi – ASN diminta menjauhi praktik penyalahgunaan wewenang, gratifikasi, dan benturan kepentingan.

2. Seleksi terbuka JPT Pratama – Dilaksanakan secara transparan, objektif, dan akuntabel untuk melahirkan pejabat profesional, berintegritas, dan visioner.

3. Manajemen talenta ASN – Menyiapkan aparatur terbaik secara berjenjang untuk menduduki posisi strategis berbasis prestasi, bukan kedekatan.

Sekda menutup arahannya dengan ajakan agar ASN menjadikan integritas sebagai budaya kerja sehari-hari. “Semoga pelayanan yang kita berikan dapat menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan di Kabupaten Barito Kuala,” pungkasnya. (Ben/Nd_234)

 

 

You cannot copy content of this page