Perkuat Link and Match, Teknik Sipil Universitas Sapta Mandiri Teken MoU dengan PT Dinar Energi Utama dan FIM PII Kalsel
Jelajah Kalimantan News, Banjarmasin – Program Studi (Prodi) Teknik Sipil Fakultas Sains dan Teknik Universitas Sapta Mandiri resmi menjalin kerja sama dengan PT Dinar Energi Utama serta Forum Insinyur Muda (FIM) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kalimantan Selatan. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dirangkaikan dengan kegiatan kuliah tamu.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Universitas Sapta Mandiri Abdul Hamid, S.Kom., M.M., M.Kom. Kolaborasi ini juga diperkuat melalui Memorandum of Agreement (MoA) yang melibatkan Wakil Rektor III serta Dekan Fakultas Sains dan Teknik, sebagai bentuk penguatan sinergi antara dunia akademik dan industri.
Ketua Prodi Teknik Sipil Universitas Sapta Mandiri, Nadya Kartika Dewi, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kerja sama ini bertujuan membangun kemitraan strategis yang berkelanjutan, khususnya dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“MoU ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas lulusan Teknik Sipil agar memiliki karakter keinsinyuran, kompetensi profesional, serta kesiapan menghadapi dunia kerja. Kolaborasi dengan industri dan organisasi profesi memungkinkan pembelajaran di kelas terhubung langsung dengan praktik lapangan, terutama pada bidang survei, pemetaan, dan pengembangan infrastruktur yang modern, tangguh, serta berkelanjutan,” jelasnya.
Melalui kerja sama ini, mahasiswa Prodi Teknik Sipil akan memperoleh beragam manfaat, di antaranya kuliah praktisi, pelatihan teknis, workshop, serta pembelajaran berbasis praktik di bidang survei, pemetaan, Geographic Information System (GIS), dan geoinformatika.
Selain itu, kerja sama ini juga membuka peluang magang dan Praktik Kerja Lapangan (PKL), keterlibatan mahasiswa dalam proyek lapangan, penelitian terapan, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis data spasial.
“Tidak hanya aspek teknis, mahasiswa juga dibekali pemahaman etika profesi, pengenalan jalur karier insinyur, peningkatan kesiapan kerja, penguatan portofolio profesional, serta peluang sertifikasi kompetensi dan perluasan jejaring dengan dunia industri maupun organisasi profesi,” tambah Nadya.
Sebagai tindak lanjut, kerja sama ini akan diwujudkan melalui penyelenggaraan kuliah tamu dan kuliah praktisi secara rutin, pelaksanaan magang dan PKL, pelatihan penggunaan instrumen survei serta teknologi GIS, dan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pemetaan serta survei lapangan. Kerja sama ini juga mencakup pengembangan kurikulum berbasis industri serta pemanfaatan data dan lokasi lapangan sebagai media pembelajaran.
MoU tersebut direncanakan berlaku selama lima tahun dan dapat dikembangkan melalui perjanjian lanjutan sesuai kebutuhan para pihak.
Diketahui, kegiatan ini berlangsung lancar berkat koordinasi yang solid dari Rani Nasrasyam Zalma, S.Si., M.Si., selaku koordinator acara yang berperan aktif sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
Melalui kolaborasi ini, Prodi Teknik Sipil Universitas Sapta Mandiri optimistis dapat terus memperkuat jejaring akademik dan industri serta menghasilkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan siap berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur nasional.
Reporter Dayat Editor Nando






