Pemprov Kalsel Dukung Clash of Banua, 9.090 Pelajar Diasah untuk Berprestasi
Jelajah Kalimantan News, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendorong pelajar untuk terus mengembangkan pengetahuan, kemampuan dan mental berkompetisi melalui Lomba Cerdas Cermat Clash of Banua Tingkat SMA/SMK se-Kalimantan Selatan Tahun 2026.
Dukungan tersebut disampaikan Gubernur Kalsel H Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Rusma Khazairin, saat menghadiri sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang Final Clash of Banua di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Kamis (1/10/2026).
Dalam sambutan tertulis Gubernur yang disampaikan Rusma, H Muhidin mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil melewati rangkaian seleksi hingga babak final.
“Setelah melewati seleksi dan babak final yang pasti tidak mudah, akhirnya prestasi terbaik dapat adik-adik raih,” ujar H Muhidin.
Gubernur berpesan agar prestasi yang diraih dalam kompetisi tersebut tidak menjadi akhir perjalanan. Sebaliknya, pencapaian itu harus dijadikan pijakan untuk terus belajar dan meraih prestasi yang lebih tinggi.
“Piala dan capaian hari ini adalah batu pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi. Yang menentukan masa depan adik-adik adalah disiplin untuk terus belajar yang diteruskan setelah hari ini,” pesan H Muhidin.
Ia juga memberikan semangat kepada peserta yang belum berhasil menjadi juara. Menurutnya, keberhasilan mencapai babak final sudah merupakan sebuah prestasi, sementara pengalaman dan ilmu yang diperoleh selama kompetisi akan menjadi bekal berharga.
“Tidak perlu berkecil hati. Sampai ke babak final sudah merupakan prestasi, dan ilmu yang dipelajari tidak akan sia-sia,” lanjutnya.
Pemprov Dorong Kompetisi Sehat
Rusma Khazairin mengatakan Pemprov Kalsel sangat mendukung kegiatan yang mampu membangun budaya kompetisi sehat di kalangan pelajar.
Menurutnya, kompetisi seperti Clash of Banua dapat membiasakan siswa menghadapi tantangan dan terus meningkatkan kemampuan tanpa cepat berpuas diri dengan pencapaian yang telah diraih.
“Kita dari Pemprov Kalsel sangat mendukung kegiatan seperti ini, untuk membiasakan para siswa kita untuk terus berkompetisi, agar mereka tidak cepat merasa puas dengan pencapaian yang sudah ada,” ungkap Rusma.
Ia berharap lomba cerdas cermat yang diselenggarakan Telkomsel tersebut dapat terus berkembang dan suatu saat menjangkau tingkat nasional.
“Harapannya mudah-mudahan kegiatan cerdas cermat yang diadakan oleh Telkomsel ini ke depan sampai tingkat nasional, sehingga semakin memberikan semangat lagi kepada anak-anak kita untuk terus ikut berkompetisi dalam kegiatan positif ini,” katanya.
Pemprov Kalsel juga menyampaikan apresiasi kepada Telkomsel sebagai penyelenggara, serta para kepala sekolah, guru pembimbing dan orang tua yang telah memberikan dukungan kepada peserta.
Gubernur berharap Clash of Banua dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya dengan jangkauan sekolah yang semakin luas.
9.090 Siswa dari 90 Sekolah
Branch Manager Telkomsel Banjarmasin, Arif Rahman Hakim, menjelaskan Clash of Banua merupakan rangkaian lomba cerdas cermat yang telah berlangsung selama beberapa bulan.
Rangkaian kompetisi dimulai dari tingkat sekolah, kemudian kabupaten/kota hingga tingkat provinsi.
“Total peserta ada sekitar 9.090 siswa dari 90 sekolah dari seluruh Provinsi Kalsel. Ini merupakan bagian dari semangat Telkomsel dalam ambil bagian dari mencerdaskan adik-adik kita di Kalsel,” jelas Arif.
Ia berharap Clash of Banua dapat terus berlanjut dan menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan potensi serta memacu diri meraih prestasi yang lebih tinggi.
Arif menambahkan, pelaksanaan Clash of Banua tahun ini mendapat dukungan dari pemerintah, baik Pemprov Kalsel maupun pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.
“Ini kegiatan pertama dan kami mendapatkan support dari Pemerintah, baik Pemprov Kalsel maupun Pemkab/Pemko se-Kalsel,” pungkasnya.
Clash of Banua 2026 pun menjadi salah satu ruang kompetisi bagi pelajar Kalsel untuk mengasah pengetahuan sekaligus membangun semangat belajar, disiplin dan berprestasi melalui kompetisi yang positif.
(Ran/Adpim) Foto: Sapari Yanto/Biro Adpim






