Habib Muhammad bin Al-Munsib Doakan Barito Putera Berjaya, Wagub Hasnuryadi Minta Restu di Stadion 17 Mei
Jelajah Kalimantan News, Banjarmasin – Kunjungan ulama besar asal Seiwon, Hadramaut, Yaman, Al-Habib Muhammad bin Al-Munsib Ali bin Abdul Qadir bin Imam Ali Al-Habsyi, ke Banjarmasin membawa pesan spiritual sekaligus motivasi bagi skuad PS Barito Putera.
Dalam rangkaian kunjungan religi di Kalimantan Selatan, Selasa (3/11/2026), Al-Habib Muhammad bin Al-Munsib didampingi Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman menyambangi Stadion 17 Mei Banjarmasin.
Kedatangan ulama tersebut disambut sebagai momentum silaturahmi sekaligus memohon doa dan keberkahan bagi tim berjuluk Laskar Antasari yang tengah mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Pegadaian Championship (Liga 2) musim 2026/2027.
Hasnuryadi yang juga menjabat CEO PS Barito Putera secara khusus meminta doa agar tim kebanggaan masyarakat Banua tersebut diberikan kelancaran, kesuksesan, dan kemenangan dalam setiap pertandingan.
“Sore hari ini, beliau berkenan ke sini (Stadion 17 Mei, red) dan kita mintakan doa khusus beliau,” ujar Hasnuryadi.
Setibanya di lapangan, Al-Habib Muhammad bin Al-Munsib menyempatkan diri bersalaman dengan para pemain. Ia juga memberikan nasihat, motivasi, serta doa bersama untuk seluruh keluarga besar PS Barito Putera.
Dalam kesempatan tersebut, Al-Habib menyampaikan apresiasi terhadap perhatian Hasnuryadi dan almarhum H. Abdussamad Sulaiman bin H. Basirun selaku pendiri sekaligus pemilik PS Barito Putera.
Menurutnya, keberadaan klub sepak bola tidak hanya menjadi wadah untuk mengembangkan kemampuan olahraga, tetapi juga memiliki peran penting dalam mempersatukan para pemuda dari berbagai latar belakang dan negara.
Melalui kegiatan positif di dunia sepak bola, para pemain dibina agar memiliki tujuan hidup yang baik serta terhindar dari berbagai perilaku negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba.
Al-Habib Muhammad bin Al-Munsib juga mendoakan agar PS Barito Putera meraih kemenangan. Namun, ia mengingatkan para pemain supaya senantiasa mematuhi arahan pelatih dan pimpinan klub.
Doa dan harapan kebaikan turut disampaikan kepada para pendiri, pembina, serta seluruh pimpinan PS Barito Putera agar senantiasa memperoleh keberkahan dari Allah SWT.
Olahraga dalam Pandangan Islam, Pemain Diminta Niatkan sebagai Ibadah
Tidak hanya memberikan doa, Al-Habib Muhammad bin Al-Munsib juga menyampaikan pesan keagamaan mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh melalui olahraga.
Dengan bantuan penerjemah, ia menjelaskan bahwa olahraga merupakan aktivitas positif yang mendapat perhatian dalam ajaran Islam. Menurutnya, Rasulullah SAW menyukai umat yang kuat dan sehat dibandingkan mereka yang lemah.
Ia bahkan menjelaskan bahwa berbagai gerakan yang bertujuan menjaga kesehatan dan meningkatkan kekuatan tubuh dapat dikategorikan sebagai olahraga.
Al-Habib juga mengisahkan riwayat Rasulullah SAW yang pernah berlomba lari dengan istrinya, Sayyidah Aisyah. Dalam perlombaan pertama, Rasulullah berhasil menang. Namun, pada kesempatan berikutnya, Sayyidah Aisyah berhasil memenangkan perlombaan tersebut.
Kisah itu menjadi pelajaran bahwa dalam sebuah pertandingan selalu ada pihak yang menang dan kalah. Untuk memperoleh kemenangan, diperlukan ikhtiar, kerja keras, dan kesungguhan.
Ia juga mengaitkan pentingnya kekuatan fisik dengan ibadah haji, khususnya pelaksanaan sa’i yang membutuhkan stamina dan kondisi tubuh prima.
Karena itu, Al-Habib berpesan agar para pemain tidak hanya menjadikan olahraga sebagai aktivitas untuk meraih prestasi, tetapi juga meluruskan niat agar bernilai ibadah di sisi Allah SWT.
Ia turut mengingatkan bahwa Rasulullah SAW dikenal memiliki langkah kaki yang cepat. Hal tersebut menjadi salah satu gambaran pentingnya menjaga kekuatan fisik.
Meski demikian, kekuatan harus tetap diimbangi dengan kelembutan dalam bersikap dan memperlakukan sesama.
Menutup pesannya, Al-Habib Muhammad bin Al-Munsib mengingatkan seluruh pemain PS Barito Putera agar tetap menjaga persatuan meskipun berasal dari negara dan latar belakang berbeda.
Ia mengajak para pemain untuk senantiasa bersatu dalam kebaikan serta saling membantu, terutama terhadap orang-orang yang sedang mengalami kesulitan.
Sebelum meninggalkan Stadion 17 Mei, Al-Habib bersama rombongan menyempatkan diri menyaksikan sesi pertandingan latihan para pemain sebagai bagian dari persiapan menghadapi laga berikutnya.
Ziarah Guru Zuhdi dan Pembacaan Simtudduror di Masjid Jami
Selain mengunjungi markas PS Barito Putera, rangkaian kunjungan religi Al-Habib Muhammad bin Al-Munsib di Banjarmasin juga diisi dengan kegiatan keagamaan.
Didampingi Wagub Hasnuryadi, ia berziarah ke makam ulama kharismatik Kalimantan Selatan, KH Ahmad Zuhdian Noor atau Guru Zuhdi.
Setelah itu, usai salat Magrib, Al-Habib menghadiri kegiatan tausiah dan pembacaan kitab Maulid Simtudduror bersama jamaah Masjid Jami Banjarmasin.
Al-Habib Muhammad bin Al-Munsib diketahui merupakan cicit dari Al-Imam Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi, ulama besar yang dikenal sebagai pengarang kitab Maulid Simtudduror.
Ia juga rutin melakukan perjalanan dakwah dan silaturahmi ke berbagai negara, termasuk Indonesia dan Malaysia, untuk menghadiri majelis taklim serta mempererat hubungan dengan umat Islam.
Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan dakwah, tetapi juga menghadirkan pesan penting bagi keluarga besar PS Barito Putera bahwa prestasi olahraga harus berjalan beriringan dengan nilai-nilai keimanan, persaudaraan, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama.
(sal/adpim)
Foto: M. Rezky Maulidja/Biro Adpim






