DPRD Balangan dan BWS Kalimantan III Bergerak Cepat, Bendung Pitap Dievaluasi untuk Atasi Banjir dan Kekeringan

0
IMG-20260706-WA0016

Jelajah Kalimantan News, Paringin – Upaya mencari solusi atas persoalan banjir dan kekeringan yang melanda Kabupaten Balangan terus dilakukan. Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif, bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III, Dr. Ir. Sandi Erryanto, S.T., M.T., meninjau langsung Bendung Pitap, Sabtu (4/7/2026), guna melihat kondisi di lapangan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas berbagai keluhan warga terkait dugaan dampak pembangunan jaringan irigasi Bendung Pitap terhadap banjir yang terjadi pada 2025, serta berkurangnya pasokan air yang mengakibatkan lahan pertanian mengalami kekeringan dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam dialog bersama masyarakat dan kelompok tani di kawasan Bendung Pitap, sejumlah persoalan disampaikan, mulai dari pendangkalan sungai akibat sedimentasi, perubahan aliran air, hingga distribusi air irigasi yang dinilai belum berjalan optimal.

Wakil Ketua II DPRD Balangan, Saiful Arif, mengapresiasi respons cepat BWS Kalimantan III yang turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi riil di lapangan. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendengar aspirasi masyarakat sekaligus mencari solusi terbaik bagi persoalan yang dihadapi para petani.

“Saya mengapresiasi Pak Plt. Kepala BWS yang bersedia turun langsung ke Bendung Pitap. Ini menunjukkan komitmen untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan, mendengarkan keluhan masyarakat, dan bersama-sama mencari jalan keluar yang terbaik,” ujar Saiful Arif.

Sementara itu, Plt. Kepala BWS Kalimantan III, Dr. Ir. Sandi Erryanto, menegaskan pihaknya akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Daerah Aliran Sungai (DAS) mulai dari wilayah hulu hingga hilir. Kajian tersebut bertujuan mengidentifikasi akar persoalan secara komprehensif agar langkah penanganan yang dilakukan benar-benar tepat sasaran.

Selain melakukan evaluasi DAS, BWS Kalimantan III juga akan segera menurunkan alat berat untuk melakukan pengerukan sedimentasi di badan sungai. Pendangkalan sungai dinilai menjadi salah satu penyebab terganggunya aliran air yang berpotensi memicu banjir saat musim hujan sekaligus mengurangi pasokan air irigasi pada musim kemarau.

“Kami akan melakukan pengecekan dari hulu hingga hilir agar mendapatkan gambaran yang utuh. Dalam waktu dekat alat berat akan kami turunkan untuk membersihkan sedimentasi di sungai. Kami juga berharap sinergi yang baik antara BWS Kalimantan III dan DPRD Kabupaten Balangan terus terjalin, sehingga berbagai persoalan yang ada dapat segera ditangani secara maksimal,” kata Sandi Erryanto.

Peninjauan tersebut turut dihadiri jajaran BWS Kalimantan III, staf DPRD Kabupaten Balangan, serta perwakilan masyarakat dan kelompok tani di sekitar Bendung Pitap.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, diharapkan berbagai langkah konkret yang segera dilaksanakan mampu mengembalikan fungsi optimal sungai dan jaringan irigasi, mengurangi risiko banjir, serta menjamin ketersediaan air bagi sektor pertanian demi mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Balangan.

Reporter Dayat 
Editor Nando

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page