Kalsel Tancap Gas! Pariwisata Ditarget Jadi Lokomotif Ekonomi Baru, Kontribusi Didorong Tembus 8,1 Persen

0
b634f1ff-0b98-49ff-9c32-51b49e4c66be-715x400

Jelajah Kalimantan News, Banjarmasin – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai tancap gas untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi daerah. Melalui Bidang Pengembangan Destinasi, langkah strategis itu ditandai dengan digelarnya Ekspose Pendahuluan Penyusunan Dokumen Rencana Aksi Pengembangan Kepariwisataan di Banjarmasin, Selasa (5/5/2026).

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Iwan Fitriady, mengungkapkan bahwa penyusunan dokumen ini melibatkan tenaga ahli dari Universitas Indonesia (UI) guna menghasilkan perencanaan yang komprehensif dan berbasis kajian ilmiah.

Menurutnya, ekspose awal ini menjadi momentum penting untuk menghimpun berbagai masukan dari pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Pariwisata di 13 kabupaten/kota, SKPD terkait, hingga mitra strategis seperti PHRI, ASITA, ASPERWI, dan ASTINDO.

“Hari ini kami mendengarkan paparan awal dari tim Universitas Indonesia. Tujuannya agar seluruh pihak dapat memberikan masukan langsung demi menyempurnakan rencana aksi yang sedang disusun,” ujar Iwan.

Ia menegaskan, langkah ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kontribusi sektor pariwisata terhadap ekonomi Kalsel. Meski pertumbuhan ekonomi daerah pada 2025 mencapai 5,2 persen, sektor pariwisata baru menyumbang sekitar 0,22 persen.

Namun demikian, Pemerintah Provinsi Kalsel telah menetapkan target ambisius dalam RPJMD, yakni meningkatkan kontribusi sektor pariwisata hingga 8,1 persen pada tahun 2029.

Iwan optimistis, dengan perencanaan yang matang dan kolaboratif, sektor pariwisata dapat menjadi “lokomotif baru” yang mampu menggantikan dominasi sektor ekstraktif seperti pertambangan.

“Pariwisata bukan hanya soal kunjungan wisatawan, tetapi memiliki efek berganda yang besar. Kehadiran wisatawan akan menggerakkan sektor transportasi, perhotelan, kuliner, hingga industri kreatif dan UMKM lokal,” jelasnya.

Dengan penyusunan dokumen rencana aksi yang terukur dan melibatkan berbagai pihak, Dinas Pariwisata Kalsel berharap sektor ini mampu menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Selatan. (MC/Nd_234)

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page