Bupati Bahrul Ilmi Turun Langsung Tinjau Banjir Mandastana, Pastikan Bantuan Cepat Tersalurkan

WhatsApp-Image-2026-01-06-at-11.21.06

Jelajah Kalimantan News, Marabahan – Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, turun langsung ke lapangan meninjau sejumlah wilayah yang terdampak banjir di Kecamatan Mandastana, Senin (5/1/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah sekaligus memastikan penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan warga.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi tim lintas sektor yang terdiri dari BPBD, Dinas Sosial, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala. Rombongan menyusuri permukiman warga yang terendam sekaligus memantau langsung kondisi infrastruktur publik.

Bupati Bahrul Ilmi menyampaikan bahwa peninjauan langsung ke lokasi terdampak sangat penting agar pemerintah dapat memahami kondisi riil masyarakat serta mempercepat langkah penanganan.

“Hari ini kita melihat langsung situasi dan kondisi masyarakat di lapangan. Kita berharap banjir tahun ini tidak terlalu besar sehingga dampaknya bisa diminimalkan. Namun, sekecil apa pun yang bisa kita lakukan, pemerintah akan tetap berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Barito Kuala, Mirwan, mengungkapkan bahwa hingga saat ini terdapat tujuh kecamatan yang terdampak banjir. BPBD bersama relawan terus bersiaga melakukan pendataan warga terdampak serta penanganan awal di lapangan.

“Kami terus memantau perkembangan situasi banjir dan berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat,” kata Mirwan.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala, Dahtiar Fajar, yang menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung penuh upaya penanganan bencana.

“Dinas Sosial siap hadir di tengah masyarakat dan memastikan bantuan sosial tersalurkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.

Selain meninjau permukiman warga, Bupati Bahrul Ilmi juga mengunjungi SDN Tanipah 1 di Kecamatan Mandastana yang terdampak banjir. Bupati meninjau langsung kondisi sekolah dan mendengarkan laporan terkait kebutuhan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran.

Untuk sementara waktu, kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut dilaksanakan melalui sistem Belajar dari Rumah (BDR) hingga kondisi dinyatakan aman dan memungkinkan untuk kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala, Mas Aryansyah, menjelaskan bahwa hasil peninjauan lapangan akan menjadi dasar penentuan prioritas perbaikan fasilitas sekolah.

“Hasil tinjauan ini akan kami jadikan bahan evaluasi untuk menetapkan langkah perbaikan agar proses pendidikan dapat segera berjalan normal kembali pascabanjir,” pungkasnya. (Wke/Nd_234)

 

You cannot copy content of this page