DPRD Balangan Dorong Kriya Lokal Naik Kelas, Bidik Pasar Nasional

0
dprd-balangan-dukung-kriya-daerah-buka-peluang-ekonomi-umkm-lokal.jpg

Jelajah Kalimantan News, Balangan – Ketua DPRD Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, Hj Linda Wati, mendorong pengembangan produk kerajinan daerah sebagai bagian dari upaya memperluas peluang ekonomi sekaligus memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.

Hal tersebut disampaikan Hj Linda Wati bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Balangan, Hj Sri Huriyati Hadi, saat menghadiri Pameran Kriya Nusa se-Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

Menurut Linda, Pameran Kriya Nusa menjadi momentum bagi daerah untuk melihat secara langsung perkembangan produk kerajinan dari berbagai wilayah di Indonesia. Ajang tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperluas wawasan mengenai inovasi, kreativitas hingga strategi pemasaran produk lokal.

“Pameran seperti ini sangat penting karena menjadi ruang bagi daerah untuk memperkenalkan produk kerajinan unggulan. Kita berharap produk-produk kriya Balangan juga semakin berkembang, baik dari sisi kualitas, inovasi maupun pemasarannya,” ujar Linda Wati.

Ia menilai pengembangan sektor kriya tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kualitas dan nilai jual produk. Lebih dari itu, industri kerajinan dapat menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat daerah.

Karena itu, DPRD Balangan menyatakan dukungan terhadap berbagai upaya yang mendorong pelaku ekonomi kreatif dan UMKM untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Kami di DPRD tentu mendukung upaya pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM. Potensi yang dimiliki para pengrajin perlu terus didorong agar dapat memberikan manfaat dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Dekranasda Dorong Produk Balangan Lebih Kompetitif

Sementara itu, Ketua Dekranasda Balangan Hj Sri Huriyati Hadi mengatakan, Pameran Kriya Nusa memberikan kesempatan bagi pihaknya untuk melihat secara langsung beragam inovasi dan perkembangan produk kerajinan dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Sri, berbagai karya yang dipamerkan dapat menjadi bahan pembelajaran sekaligus sumber inspirasi bagi pengembangan produk kriya di Balangan.

“Ini menjadi kesempatan yang baik untuk melihat berbagai inovasi dan kreativitas para perajin dari seluruh Indonesia. Banyak hal yang bisa dipelajari dan menjadi inspirasi untuk pengembangan produk kriya di Balangan,” tuturnya.

Ia berharap para pelaku kriya di Balangan terus meningkatkan kreativitas, kualitas dan inovasi sehingga produk yang dihasilkan semakin memiliki daya saing dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Sri menegaskan, pengembangan produk kriya membutuhkan pembinaan dan promosi yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Kita ingin produk kriya Balangan tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi juga mampu tampil dan bersaing di tingkat nasional. Karena itu, pembinaan, inovasi dan promosi harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” ucapnya.

Pameran Kriya Nusa se-Indonesia yang berlangsung hingga 30 September 2026 menjadi wadah bagi pelaku kriya dan Dekranasda dari berbagai daerah untuk memperkenalkan produk unggulan, bertukar informasi serta membangun jejaring pengembangan kerajinan.

Bagi Balangan, momentum tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan ekonomi kreatif sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi UMKM dan perajin lokal untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar.

Reporter Yadi , Editor Nando

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page