TNI AU Kirim 712 Tabung Oksigen dan 150 Tas APD untuk Perkuat Penanganan Karhutla Kalsel

0
IMG-20260921-WA0031

Jelajah Kalimantan News, Banjarbaru -Dukungan terhadap penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan terus diperkuat. Kali ini, TNI Angkatan Udara (TNI AU) memobilisasi bantuan dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui jalur udara.

Bantuan tersebut diangkut menggunakan pesawat Boeing 737 milik Skadron Udara 5 yang bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma dan tiba di Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Senin (21/9/2026).

Adapun bantuan yang dikirimkan terdiri dari 712 tabung oksigen, 50 regulator, dan 150 tas Alat Pelindung Diri (APD). Peralatan tersebut dipersiapkan untuk menunjang kebutuhan kesehatan dan keselamatan personel yang berada di lapangan dalam menangani Karhutla.

Pengiriman melalui jalur udara menjadi bagian dari dukungan TNI AU untuk memastikan mobilisasi logistik dapat dilakukan secara cepat dan tepat, khususnya untuk mendukung kebutuhan penanganan Karhutla di wilayah Kalimantan Selatan.

Bantuan tersebut sekaligus memperkuat kesiapsiagaan unsur gabungan yang terlibat dalam penanggulangan Karhutla, terutama personel yang menjalankan tugas di wilayah terdampak.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., menegaskan kesiapan Lanud Sjamsudin Noor untuk mendukung kelancaran penerimaan maupun pergerakan bantuan melalui jalur udara.

Menurutnya, dukungan tersebut merupakan bagian dari sinergi dalam penanganan Karhutla sekaligus memastikan bantuan yang dibutuhkan dapat diterima dan dimobilisasi secara optimal.

Pengiriman bantuan ini menjadi salah satu bentuk komitmen TNI AU dalam mengoptimalkan kemampuan udara untuk mendukung operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Dengan tambahan dukungan berupa tabung oksigen, regulator, dan perlengkapan APD, kebutuhan keselamatan serta kesehatan personel yang berada di garis depan penanganan Karhutla diharapkan dapat semakin terpenuhi.

Langkah tersebut juga menunjukkan pentingnya dukungan logistik yang cepat dan terkoordinasi dalam menghadapi Karhutla, sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga dalam upaya penanggulangan bencana di Kalimantan Selatan. (PenSam)

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page